Khofifah Pilih Sapi Belgian Blue Berbobot Fantastis untuk Kurban Iduladha 2026
Surabaya, blakblakan.news – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memutuskan memilih sapi jenis Belgian Blue sebagai hewan kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pilihan tersebut diambil setelah ia meninjau langsung peternakan Berkah Wafa Farm di Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah melihat sejumlah jenis sapi unggulan yang dibudidayakan peternak lokal, seperti Peranakan Ongole (PO), Limosin, Simental, hingga Red Brahman. Namun perhatian utamanya tertuju pada sapi Belgian Blue yang dikenal memiliki postur tubuh besar dengan massa otot yang sangat dominan.
"Saya bahagia sekali melihat sapi Belgian Blue. Ini obsesi lama saya. Insyaallah saya akan ambil sapi Belgian Blue untuk kurban tahun ini," ujar Khofifah dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).
Sapi Belgian Blue dikenal sebagai salah satu ras unggulan dengan keunikan genetik berupa “double muscle” atau pertumbuhan otot ganda. Kondisi tersebut membuat sapi ini memiliki kandungan daging lebih banyak dibandingkan sapi pada umumnya. Di lokasi peternakan yang dikunjungi, bobot sapi jenis ini bahkan dapat mencapai lebih dari satu ton, dengan beberapa individu menembus hingga 1,4 ton.
Khofifah mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap sapi Belgian Blue sudah muncul sejak lama, tepatnya setelah mendapat informasi mengenai jenis sapi tersebut dari perwakilan Indonesia di Eropa usai Pilkada 2018. Saat itu, teknologi pengembangannya masih terbatas di dalam negeri. Namun kini, sapi Belgian Blue telah berhasil dikembangkan di Indonesia melalui teknologi inseminasi buatan dan transfer embrio.
Menurutnya, kemajuan teknologi peternakan ini menjadi peluang besar bagi peternak lokal untuk meningkatkan kualitas ternak sekaligus nilai ekonominya. Selain itu, masyarakat kini memiliki lebih banyak alternatif hewan kurban dengan kualitas yang lebih baik.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia menegaskan bahwa seluruh ternak yang dipersiapkan telah memenuhi standar kesehatan serta bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"kami ingin memastikan masyarakat tidak ragu berkurban. ternak kita cukup, sehat, dan aman," pungkasnya.
Sebagai tambahan, kehadiran sapi unggulan seperti Belgian Blue di pasar lokal juga menjadi indikator kemajuan sektor peternakan nasional. Hal ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas produksi daging, tetapi juga membuka peluang ekspor serta meningkatkan daya saing peternak Indonesia di pasar global.
Dengan langkah ini, Khofifah tidak hanya menunjukkan komitmen dalam berkurban, tetapi juga memberikan sinyal positif terhadap perkembangan industri peternakan modern di Jawa Timur.

Posting Komentar